SMART CACAO DRYER BERBASIS HYBRID SEBAGAI ALAT PENGERING BIJI KAKAO PADA KELOMPOK TANI TUMBUH SUBUR

Smart Cacao Dryer Based on Hybrid as Dryer Tool Of Cacao Seeds in Lembah Sempage Tumbuh Subur Village

Authors

  • Zamzami Zamzami
  • Rangga Alif Faresta Universitas Mataram
  • Sindi Nopita Agustina
  • Adi Septiawan
  • Alan Maulana Karisma

DOI:

https://doi.org/10.29303/profood.v4i2.70

Keywords:

smart cacao dryer, biji kakao, kakao, kelompok tani tumbuh subur

Abstract

ABSTRACT

 

Lembah Sampage village, has cacao potential carried out by Tumbuh Subur farmer Group. The data from International Cacao Organizations (ICO) approximates cacao production in the world in 2017 will achieve 4,50 millions tons. Besides, cacao consumption will achieve 4,51 millions tons, so there will be deficit production approximately 10 thousands tons for a year. Cacao optimization is being such a challenge for this farmer group. Drainage problem has dominated in some farmer groups. Weather and climate change often disturb their productivity. Hence, they need dryer tool to solve their problems. Therefore, research is done to stake out prototype of the dryer tool based on hybrid by using electric energy and sun's rays, which is called Smart Cacao Dryer. This research is supposed to create dryer tool which is able to use without considering weather and climate change but it creates cacao seeds which is appropriate to Indonesia national standard. Methods used are designing, assembling, examining, socializing, mentoring, and evaluating the tool. Cacao seeds result dried by using smart cacao dryer showed the same result as Indonesia National standard. The increase of product efficiency showed by the kg on 3-4 day for 4 hours with 400 persentage with 93,5 reduction time.

 

Keywords: smart cacao dryer, cacao seeds, Tanah Subur Farmer group.

 

ABSTRAK

 

Desa Lembah Sempage memilki potensi  kakao yang dikelola oleh Kelompok Tani Tumbuh Subur. Data International Cacao Organization (ICCO) memperkirakan produksi kakao dunia pada tahun 2017 akan mencapai 4,50 juta ton, sementara konsumsi akan mencapai 4,51 juta ton, sehingga akan terjadi defisit produksi sekitar 10 ribu ton per tahun. Pengoptimalan kakao menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok tani Tumbuh Subur, permasalahan pengeringan masih mendominasi di sebagian kelompok tani, perubahan cuaca, iklim sering menghambat produktivitas mereka. Sehingga dibutuhkan sebuah alat pengeringan yang mampu menyelesaikan permasalahan tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian untuk merancang prototipe alat pengering kakao berbasis hybrid, dengan penggunaan energy listrik dan sinar matahari yang diberi nama Smart Cacao Dryer. Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat pengering yang mampu digunakan tanpa memperhatikan perubahan cuaca, iklim namun memiliki kualitas biji  kakao yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Metode yang digunakan yaitu perancangan alat, perakitan alat, pengujian, sosialisasi, mentoring dan evaluasi.. Hasil biji kakao yang dikeringkan dengan menggunakan alat Smart Cacao Dryer menunjukan hasil yang sama dengan Standar Nasional Indonesia. Peningkatan  efisiensi produk di tunjukkan  dengan  adanya  peningkatan kapasitas  produksi  dari 4 kg selama 3-4 hari menjadi 1 6 kg selama 4 jam dengan persentase 400% dengan pengurangan waktu 93,5%.

 

Kata Kunci : Smart Cacao Dryer, Biji Kakao, Kelompok Tani Tumbuh Subur,

Published

2018-11-30

How to Cite

Zamzami, Z., Faresta, R. A., Agustina, S. N., Septiawan, A., & Karisma, A. M. (2018). SMART CACAO DRYER BERBASIS HYBRID SEBAGAI ALAT PENGERING BIJI KAKAO PADA KELOMPOK TANI TUMBUH SUBUR: Smart Cacao Dryer Based on Hybrid as Dryer Tool Of Cacao Seeds in Lembah Sempage Tumbuh Subur Village. Pro Food, 4(2), 376–382. https://doi.org/10.29303/profood.v4i2.70